The First And The Last
Main Cast : - Park Jiyeon
- Yang Yoseob
Other Cast : Other B2ST Member
*sorry kalo ada kesalahan ketik atau kata , ceritany lumayan baguslah untuk seorang penulis pemula.. ga usah banyak kata langsung aja..
Let’s Reaaaddd ... :D
-author pov-
"aah, yoseobie. aku tak mau ke sana!"
"ayolah jiyeon-ah, musim gugurkan sudah mau berakhir."yoeob memaksa jiyeon menggunakan aegyony.
"yoseobie aku itu malas keluar, di luar dingin dan aegyo mu tak akan mengubah keputusan ku. jurus mu itu sudah tak mempan terhadap kuu ." jiyeon menolak yoseob walaupun sebenarny dia paling sulit untuk menolak ajakan yoseob.
"ah kau jahat, aku kan ingin melihat pohon mapple terakhir bersamamu"yoseob merengek .
" terakhir?kan masih ada tahun depan yoseobie."
"emm, memang mungkin masih ada. tapi aku ingin melihatny sekarang bersamamu."yoseob terus meminta dengan menggunakan puppy eyesny.
"aahh, pergi saja dengan orang lain. dengan doojoon hyung juga bisa kan ?"
"ahh, baiklah. tapi jangan menyesal karena tak pergi denganku" yoseob verkata dengan nada yang sedikit kecewa.
"kenapa aku harus menyesal? bila misal kan aku masih bisa melihatny bersama mu tahun depan."
"haah, baiklah aku pergi." yoseob pergi keluar dari dalam rumah jiyeon.
-yoseob's pov-
"hah, jiyeon kenapa kau seperti itu. aku tau kau tak mengetahui mungkin tahun depan kita tak bisa melihat pohon maple yang berubah warna berdua lagii ." aku mengeluh sepanjang perjalanan ku menuju rumah doojoon.
akhirny aku sampai di depan rumah doojon, lalu ku ketuk pintu rumahny. tak lama doojon keluar . "ada apa yoseob? tumben sekali kau datang kemari." doojoon bertany pada ku . ya aku memang jarang menemuiny, atau bahkan datang ke rumahny. walaupun kami jarang bertemu, doojoon dan aku bisa di bilang teman yang sangat dekat.
"aah, doojoonie apa kau mau menemani ku melihat pohon maple? kau tau kan munkin tahun depan aku tak akan melihatny." ajakku pada doojoon .
"kenapa kau tak mengajak jiyeon, bukan kah dia yeojachingu mu ?" tanya doojoon pada ku , aku bisa melihat tatapan matany yang heran kenapa aku tak bersama jiyeon.
"ah, dia bukan yeoja chingu ku. tapi calon yeojachinguku."
"hmm, terserahlah. tapu kenapa kau tak bersamany?"
"ak sudah mengajakny, namun dia menolakny. alasanny di luar dingin aku malas keluar." kata ku memajukan bibirku.
"aahh, baiklah aku akan menemanimu." aku senang karena doojoon mau menemaniku.
Seminggu berlalu..
-author pov-
musim gugur sudah hampir berakhir, hanya hitungan minggu saja ..
kondisi yoseob sekarang semakin melemah hampir setiap hari dia harus ke rumah sakit. seharusny yoseob di rawat di rumah sakit, namun ia menolak dia berkata"di rumah sakit iu membosankan aku tak bisa kemana mana , aku hanya bisa menonton tv dan melihat pemandang dari balik jemdela. itu sangat membosankan.
pagi pun datang, tepat jam 8 pagi eunji membangunkan yoseob yang masih tertidur di kamarny. sampai sekarang eunji masih belum di beritahu tentang apa yang yoseob derita.
"yoseobie banguunn , sudah pagii . ayo sarapan lalu kita berolahraga!"eunji berteriak sambil mengetuk pintu kamar yoseob. "eunji-ah aku masih mengantuk, bangunkan aku 1jam lagi." kata yoseob yang suarany terdengar baru bangun.
"yoseobie, kau jangan jadi pemalas seperti ini. kalau kau tidak mau bangun aku akan mendobrak pintu kamarmu!" ancam eunji.
"buka saja pintuny tidak di kunci."
"baiklah, aku masuk yaa!" kata eunji sedikit girang, katena dia belum pernah memasuki kamar namja yang ia cintai ini.
eunji pun membuka pintu kamar yoseob lalu memasukiny, terlihat yoseob yang tidur kembali.
-jiyeon pov-
kupandangi namja di depan ku ini. wajahny tetap saja imut walaupun dia sedang tertidur, namun kenapa makin hari wajahny terlihat makin pucat. “Perasaan ku saja atau dia memang terlihat semakin pucat ?” kataku dalam hati.
"yoseobie, ayo banguunn. kita jalan jalan." kata ku pelan sambil mendorong dorong pelan tubuh yoseob.
"aah, baiklah aku bangun. tapi kau harus mau aku ajak ketempat yang aku mau."
"iya iya , aku akan mengikuti keinginan mu." kata ku pasrah agar bisa jalan jalan bersama yoseob.
-author pov-
setelah yoseob selesai mandi, jiyeon dan yoseob sarapan bersama.
selesai makan yoseob mengeluarkan mobilny dari dalan garasi.
"jiyeon-ah , kau yang menyetir ya nnti aku beritahu kemana kita akan pergi" yoseob meminta menukar tempat dengan jiyeon, agar jiyeon yang menyetir.
"kenapa harus aku ? kan kau yg menentukan tempat."
"aahh, aku mohon. aku malas mengendarai mobil hari ini."
"haahh, baiklah"jiyeon menuruti apa yg yoseob mau.
yoseob pun menunjukan tempat yang ia mau kunjungi bersama jiyeon..
- Tobe Continued -


0 komentar:
Posting Komentar